
Jamaah Tani Muhammadiyah (JATAM) adalah organisasi petani yang dibentuk oleh Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) Pimpinan Pusat Muhammadiyah. JATAM bertujuan untuk memberdayakan petani, mewujudkan kedaulatan pangan, dan meningkatkan kesejahteraan petani melalui berbagai program dan kegiatan.
Berikut adalah beberapa poin penting mengenai Jamaah Tani Muhammadiyah:
Pembentukan dan Tujuan:
JATAM dibentuk sebagai bagian dari upaya Muhammadiyah dalam memberdayakan masyarakat, khususnya petani, serta mewujudkan kemandirian dan kedaulatan pangan.
Program dan Kegiatan:
JATAM aktif dalam berbagai kegiatan seperti pelatihan pertanian, pengembangan produk pertanian, pendampingan petani, dan upaya peningkatan nilai jual produk petani.
Sinergi:
JATAM menjalin sinergi dengan berbagai pihak, termasuk Majelis Ekonomi dan Kewirausahaan PP Muhammadiyah, untuk mendukung pengembangan usaha tani dan pemasaran hasil pertanian.
Teknologi:
JATAM memanfaatkan teknologi informasi, seperti SI JATAM (Sistem Informasi Jamaah Tani Muhammadiyah), untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan partisipasi dalam kegiatan pertanian.
Kedaulatan Pangan:
JATAM memiliki visi untuk mencapai kedaulatan pangan, yaitu upaya mewujudkan kemandirian pangan Indonesia melalui pemberdayaan petani dan sektor pertanian.
Jambore Nasional:
JATAM akan menyelenggarakan Jambore Nasional I pada bulan September 2025 di Kebumen, dengan tema “Daulat Pangan untuk Kemakmuran Indonesia”.
Dengan berbagai program dan kegiatan yang dilakukan, JATAM berperan aktif dalam pemberdayaan petani dan pembangunan sektor pertanian di Indonesia.

No responses yet